Badan Gizi Nasional
Keuangan

Sourcing Channel Management

Aplikasi Sourcing Channel Management (SCM) memastikan ketersediaan bahan baku dan sumber daya yang dibutuhkan dalam proses pemenuhan gizi nasional, mulai dari tahap perencanaan hingga realisasi distribusi.

Riwayat Perubahan

Details
Tabel 1. Riwayat Perubahanan Sourcing Channel Management (SCM)
Versi Tanggal Pembaruan Deskripsi Perubahan Penanggung Jawab

v1.1

28 Maret 2026

  • Update tampilan berat kotor dan penambahan admonition terkait "convert kilogram" - berat kotor gram ke berat kotor kilogram

  • Penguatan narasi fitur pembelian langsung (bahan baku - berat kotor gram - berat kotor kilogram) yg menampilkan data di menu planner

  • Tambah admonition "akan ada pembulatan secara otomatis pada saat penginputan digit koma"

Tim Dokumentasi Teknis

v1.0

09 Februari 2026

Rilis Dokumen Awal.

Tim Dokumentasi Teknis

Latar Belakang Aplikasi

Aplikasi Sourcing Channel Management (SCM) pada platform SIPGN merupakan sistem yang dirancang untuk mendukung proses pengelolaan rantai pasok (supply chain), khususnya dalam pengadaan, pemilihan vendor/mitra (pemasok), serta distribusi bahan dan kebutuhan operasional secara terintegrasi.

SCM menjadi komponen penting dalam ekosistem SIPGN karena berperan dalam memastikan ketersediaan bahan baku dan sumber daya yang dibutuhkan dalam proses pemenuhan gizi nasional, mulai dari tahap perencanaan hingga realisasi distribusi. Sistem ini membantu meningkatkan transparansi, akurasi, serta efisiensi dalam pengelolaan sourcing channel.

Melalui aplikasi SCM, seluruh proses pengelolaan mitra, pengadaan, dan pemantauan distribusi dilakukan secara digital dan terdokumentasi, sehingga memudahkan proses monitoring, evaluasi, serta pengambilan keputusan berbasis data.

Buku panduan ini disusun sebagai acuan bagi seluruh pengguna dalam memahami serta mengoperasikan aplikasi SCM sesuai dengan peran dan kewenangannya. Setiap modul dijelaskan secara sistematis agar dapat digunakan secara optimal dalam mendukung operasional SIPGN.

Ruang Lingkup Panduan

Panduan ini mencakup modul dan fitur utama dalam aplikasi SCM SIPGN, antara lain:

  1. Manajemen Permintaan (Request Management)

    • Pembuatan dan pengajuan permintaan barang/bahan

    • Validasi dan persetujuan permintaan

    • Monitoring status permintaan

  2. Manajemen Vendor

    • Registrasi dan pengelolaan data vendor

    • Evaluasi dan klasifikasi vendor

    • Monitoring performa vendor

  3. Proses Pengadaan (Procurement)

    • Pemilihan vendor/supplier

    • Proses pemesanan (purchase order)

    • Tracking proses pengadaan

  4. Manajemen Stok dan Distribusi Awal

    • Pencatatan penerimaan barang

    • Validasi kesesuaian barang dengan pesanan

    • Integrasi dengan sistem distribusi

  5. Monitoring dan Pelaporan

    • Dashboard pengadaan

    • Laporan aktivitas pengadaan

    • Analisis performa supply chain

  6. Manajemen Invoice Transaksi

    • Upload dan penyimpanan dokumen pengadaan

    • Tracking histori dokumen

    • Audit trail aktivitas

Pengguna Sistem

Aplikasi Sourcing Channel Management (SCM) digunakan oleh beberapa jenis pengguna dengan peran dan kewenangan yang berbeda, antara lain:

  1. Pengawas Keuangan

  2. Kepala SPPG

Setiap pengguna memiliki akses yang berbeda sesuai dengan tanggung jawabnya dalam proses pembelian kebutuhan operasional.

Isi dari dokumentasi ini dikelola oleh tim dari Pusat Data dan Teknologi Informasi Badan Gizi Nasional Republik Indonesia

Copyright © 2026 Badan Gizi Nasional. All rights reserved.